Nasi Golong

Print Friendly

“Sego golong ‘literally means’ round shaped rice. The menu is very closely in the culinary traditions of Javanese society in general have a philosophy / meaning “unite”.

During KGPAA Mangkunegoro I (Prince Sabernyawa) from Pura Mangkunegaran, this menu also became his favorite. He is one of the guerrilla fighters for 16 years (1740-1757). During his struggle, sego golong always presented in the villages where he stopped by to lead a guerrilla war, with the meaning that people are always “golong” or unite .

At that time, the menu is fairly simple to use material given the circumstances at the time were concerned about the situation in the struggle. Consisting of a clenched white rice / rounded, with a side dish mixed vegetables, shredded chicken, sliced ‚Äč‚Äčtempeh and tofu, and vegetable nodes.

Without leaving the historical value, creative culinary team OmahSinten packing materials into culinary offerings are ready to be enjoyed OmahSinten culinary enthusiasts.

Sego golong menu is still often presented on special occasions of Pura Mangkunegaran Palace.

*****

“Sego Golong” secara bahasa berarti “nasi yang dikepal dan dibulat-bulatkan” Menu ini sangat erat dalam tradisi kuliner masyarakat Jawa yang secara umum memiliki filosofi/arti “bersatu”.

Pada masa KGPAA Mangkunegoro I (Pangeran Sabernyawa) dari Pura Mangkunegaran, menu ini juga menjadi favorit beliau. Beliau adalah salah satu pejuang yang bergerilya melawan penjajah selama 16 tahun (1740-1757). Pada masa perjuangan beliau, sego golong selalu disajikan di desa-desa dimana beliau singgah untuk memimpin perang gerilya, dengan makna agar rakyat selalu “golong” atau bersatu melawan penjajah.

Pada waktu itu, menu ini menggunakan bahan yang cukup sederhana mengingat situasi pada masa itu adalah situasi prihatin dalam masa perjuangan. Terdiri dari Nasi putih yang dikepal/dibulatkan, dengan lauk Urap sayuran, suwiran ayam, potongan tempe dan tahu, dan sayur bening.

Tanpa meninggalkan nilai historinya, Tim kreatif kuliner OmahSinten mengemas bahan-bahan tersebut menjadi sajian kuliner yang siap untuk dinikmati penggemar kuliner OmahSinten.

Menu sego golong sampai sekarang masih sering disajikan pada acara-acara khusus Kraton Pura Mangkunegaran.


Comments

Powered by Facebook Comments